Friday, June 27, 2008

posting baru lagi

Monday, December 25, 2006

Hm....

Lama sudah tak mengisi blog ini...
hampir setengah tahun.maklum dah ga gawe lagi sih.
Tahun 2007 ini usia kandunganku 7 bulan.Aku n suamiku tercinta udah USG.....dan hasil USG-nya " Jagoan ". Semoga hasil USG ini bener hhehehe...wallahu alam ^_*.

Tahun baru ini sekaligus tahun baru pertama aku di banjarmasin.Lets see...seperti apa tahn baruku kali ini dengan suamiku tercinta :)
Hampir setahun aku di Banjarmasin...tak terasa ya......

Oh iya....
tahun baru ini aku juga mulai menempati rumah kami.memulai hidup berdua sambil menanti kelahiran anak pertama kami....
hmm....
how amazing.... aQ ga bisa bayangin semua itu
Hidup berdua saja ....dalam satu rumah hanya ada kami berdua dan bayi di dalam kandunganku :)
Indahnya...............ciehh....xixixixi :D

Ga sabar nunggu waktu itu datang...Seminggu lagiiiiiiiiii

Udah ah malah ngelantur....

mama LuV papa

Friday, July 21, 2006

BAGI YG PUNYA NIAT SELINGKUH.. BACA INI DULU DEH (selingkuh tuh g` enak tau) :D :)>-


JUST SHARE !!

Kepikiran selingkuh? Ngeduain pacar?
Waduh..pikir-pikir lagi deh.

Dulu waktu masa awal pacaran, pasti niat untuk
ngeduain pacar nggak pernah muncul di pikiran
kita.
Tapi, gimana kalau suatu hari muncul sesosok
cowok
atau cewek yang bikin kita tergoda?hhmm..
Padahal saat
itu
kita udah jadi 'milik' orang lain. Aduh gimana dong?

Kalau ditanya, hati sih niatnya nggak mau
selingkuh,
tapi sosok yang satu ini agaknya enggak bisa
dilepas
begitu aja. Apalagi dia termasuk tipe kita. Apa
yang
kita dambakan ada di diri dia. Sementara untuk
ngelepasin si pacar juga nggak segampang
menjentikkan
jari. Pengennya sih, keduanya bisa jadi milik kita.

C'mon guys. Buang jauh-jauh deh pikiran kayak
gitu.
Ingat kalau semua orang itu nggak sempurna.
Belum
tentu orang baru itu

seperti yang kita harapkan. Mungkin orang yang
baru
memang lebih keren, lebih cantik, atau lebih pintar,
tapi belum tentu dia punya hal yang dimiliki oleh
pacar kita.

Memang sih, nggak bisa dipungkiri kalau
kelebihan itu
kerap bikin kita tergoda, tapi jangan lupa untuk
menekankan pada diri bahwa tak ada orang yang
sempurna
di dunia ini.

Dan kalau kita memang benar-benar ingin bersama
si
orang baru itu, sebaiknya selesaikan dulu
hubungan
dengan pacar yang sekarang. Kalau pacar kita
cukup
berharga, lebih baik pikirkan baik-baik, jangan
sampai
menyesal di akhir karena penyesalan

itu nggak akan ada gunanya.

Berikut ini ada sedikit tips untuk menghindari
godaan:

1. Yakin Pada Pacar
Yakinlah bahwa pacar kita sekarang adalah orang yang paling oke dan udah 'teruji' kebaikan dan kelebihannya.

2. Jadikan Orang Baru Itu Teman
Bersamanya tak harus menjadi pacar kan?! Kita
bisa
menjadikan si orang baru itu sebagai teman dekat.
Tapi
awas ya, jangan terlalu dekat karena akan kembali
mendatangkan masalah.

3. Terapkan Pada Diri Sendiri
Selalu mengingatkan diri sendiri tentang perasaan
"betapa nggak enaknya dibohongi dan dikhianati".
Jadi
kita nggak bakal tega ngelakukannya pada pacar
tercinta.

4. Jujur
Selalu jujur terhadap diri sendiri. Kalau memang
sudah
nggak sayang sama pacar mendingan putusin aja
dan baru
setelah itu cari gantinya.

*from friends in some where :)

Tuesday, July 18, 2006

Kehamilan Istri Jangan Jadi Kecemasan Suami

Kehamilan istri, di satu sisi bisa menjadi suatu kebahagiaan tersendiri bagi seorang calon ayah, apalagi yang baru pertama mengalaminya. Namun kadang, di sisi lain, kecemasanb senantiasa menghantui pikiran seorang suami, berkaitan dengan keadaan istri tercinta, Bagaimana mengantisipasi perasaan cemas dan kekhawatiran selama istri hamil. Berikut tips untuk calon ayah.

Seribu satu perasaan bergemuruh di dada seorang suami ketika pertama kali mendengar istri hamil. Sebagai calon ayah, perasaan itu tentu tak jauh beda dengan yang dialami istri sebagai calon ibu. Bahagia, cemas, bangga, bingung, bercampur menjadi satu.

Di sisi lain, istri yang baru pertama hamil, sangat membutuhkan poerhatian lebih dari suami. Kalau bisa, maunya setiap saat dimanja-manja atau diperhatikan lebih dari biasanya. Terlebih di saat hamil, biasanya calon ibu sringkali mengalami gejolak perubahan emosi yang sering membuatnya tidak merasa nyaman, hingga sedikit besar perhatian suami akan sangat berarti bagi istri.

Bagi seorang suami sekaligus calon ayah dari janin yang dikandung istri, perasaan harus diteguhkan senantiasa pada realitas bahwa sebentar lagi akan hadir seorang jabang bayi dalam bahtera rumah tangganya. Hal ini berarti akan menambah daftar tanggung jawan, mulai dari segi finansial hingga tuntutan perilaku selayaknya seorang ayah yang baik. Hal itu tentu sudah menjadi sebuah kecemasan tersendiri.

Kecemasan lainnya juga berasal dari kondisi fisik istri dan calon bayi dalam kandungan, disamping kecemasan lainnya seperti rusaknya hubungan suami istri akibat peran baru yang akan disandang.

Beban yang dirasakan calon ayah ini akan bertambah ketika disadari bahwa perasaannya akan tersebut akan berbenturan dengan norma-norma yang berlaku di sekitar lingkungannya, yakni ketika diharapkan ketegaran sebagai seorang pria yang akan menjadi seorang ayah

Acapkali seorang suami tidak mampu meredam balik perasaan dan gejolak istri dalam masa kehamilan dan berkibat pada terganggunya suami dalam keadaan fisiknya seperti kram kaki, mual hingga mengidam hal-hal yang tidak masuk akal. Dalam hal ini, seorang ayah telah masuk dalam daftar pria yang mengalami Sympathetic Pregnancy Sympton. Gejala ini, tidak lain adalah ekspresi dari kecemasan suami terhadap kehamilan istrinya.

Tak berbeda dengan suami, istri pun mengalami perasan cemas yang hampir sama. terlebih istri mengalami langsung gejolak perasaan yang silih berganti seperti bahagia, tertekan hingga menangis tersedu-sedu dalam waktu yang relatif.

Menurut kajian para ahli kebidanan dan psikologi, apa yang dialami seorang calon ibu berkaitan dengan kondisi psikologisnya yang naik turun tersebut, adalah wajar. Untuk mengatasinya, sebaiknya pasangan suami istri senantiasa berbagi rasa satu dengan lainnya berkaitan dengan segala perasaan yang timbul. Keterbukaan yang terjalin dalam menghadapi saat-saat yang mneegangkan sekaligus menggembirakan tersebut, akan memudahkan keduanya dalam menghadapi masa selama kehamilan.

Dengan berbagi rasa, seorang calon ayah akan mencoba mengerti dan ikut merasakan apa yang dialami seorang istri yang sedang mengandung.

Namun sayangnya, dalam hal ini, tidak semua istri mau terbuka terhadap apa yang mereka rasakan. Beberapa calon ibu justru lebih senang berbagi rasa dengan sesama teman perempuannya. Tindakan ini, tentunya seringkali membuat calon ayah merasa terasingkan.

Untuk peristiwa seperti itu, sebaiknya seorang suami bersabar dan bisa menjadi pendengar yang baik, teman setia serta selalu ada jika dibutuhkan.

Ketegangan akan terus berlangsung mewarnai kebahagiaan yang makion jelas dirasakan menjelang hari-hari kelahiran si jabang bayi.

Karenanya, di hari-hari menjelang kelahiran bayi, sebaiknya seorang calon ayah sedikit mengurangi kesibukannya atau sebisa mungkin meluangkan waktu dalam mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan bila istri hendak melahirkan nanti. Beberapa hal yang bisa dipersiapkan bersama anatara suami istri, diantaranya menyiapkan kamar untuk calon bayi, perlengkapan bayi, mempersiapkan tas untuk di bawa istri ke rumah sakit terdekat, menyiapkan sarana transportasi untuk membawa istri ke rumah sakit atau bidan terdekat serta mendaftarkan jauh hari sang istri kepada klinik atau rumah sakit terdekat untuk melahirkan.

Namun yang tak kalah pentingnya sebelum peristiwa melahirkan terjadi, seorang suami diharapkan cermat memperhatikan keadaan istrinya yang tengah hamil, seperti senantiasa memperhatikan apa yang dimakan istri, memperhatikan juga jika, misalnya, terdapat bercak merah pada roknya. Bukan tidak mungkin bercak merah tersebut menandakan kelahiran jabang bayi semakin dekat atau telah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebelum kelahiran jabang bayi.

Hal lainnya, sebaiknya seorang calon ayah juga mulai menentukan apakah ia akan turut serta ke ruang persalinan atau tidak, menemani istri. Semuanya tergantung pada kesiapan mental dan fisik calon ayah. Dalam hal ini, jangan terlalu memaksakan untuk menemani istri melahirkan, meski itu lebih baik bagi kondisi kejiwaan istri. Yang terpenting adalah, doa dan usaha seorang suami sebelum dan sesudah istri melahirkan.

Setelah semua proses persiapan lahir bathin dilampaui, termasuk kelahiran sang jabang bayi, selamat karena saatnya kini peran beru sebagai seorang ayah akan dilalui. Dalam keadaan ini, tetaplah memperhatikan keadaan istri, termasuk bahu membahu menjaga dan mengasuh anak yang kini hadir dan menjadi anggota baru keluarga.
Hamil..........Tidak.............. Hamil..........!!!!!!!

Tidak yakin anda hamil mesti haid sudah terlambat seminggu? Meski sudah ada test pack untuk menguji kehamilan, kadang mempercayai perubahan pada tubuh sebagai pertanda kehamilan masihlah cara ampuh.

Berikut ada 10 tanda-tanda untuk memastikan hamil-tidaknya Anda? yuk, kita cek:

1. Puting/payudara lebih lembut
Jika Anda hamil, Anda akan mengenali bahwa payudara dan putingnya menjadi lebih lembut sekitar tiga pekan setelah pembuahan (saat haid terlambat sekitar seminggu). Mungkin payudara terasa bengkak, serupa dengan saat menjelang haid.

2. Muncul flek dan kram
Saat anda hamil, biasanya ditandai dengan munculnya flek pink di celana dalam yang terjadi saat implantasi (manakala embrio menempel di dinding uterus. Hal ini terjadi sekitar 8-10 hari menyusul ovulasi, sedikit lebih awal dibanding datangnya waktu haid). Kadang kita salah mengartikannya sebagai haid, hanya waktunya lebih pendek ketimbang menstruasi normal. Kram juga umum terjadi di awal kehamilan. Sampai kehamilan trimester kedua, kram seperti ini akan muncul. Kontraksi di rahim terjadi secara teratur, meningkat dengan olahraga, orgasme dan bahkan perubahan posisi.

3. Penggelapan areola
Pada kehamilan awal, Anda mungkin mengenali daerah areola (daerah gelap yang mengelilingi puting payudara) mulai menjadi lebih gelap dan diameternya membesar. Diyakini bahwa bertambah gelapnya warna areola membantu bayi yang baru lahir menemukan puting untuk menyusu. Anda mungkin juga akan mengenali bahwa vena di payudara menjadi lebih kelihatan karena penegangan payudara.

4. Lelah berlebihan
Jika anda hamil, gejala yang paling umum dalam delapan hingga sepuluh minggu pertama adalah rasa lelah. Saat hamil, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang signifikan. Seluruh tubuh Anda perlu melakukan penyesuaian terhadap proses baru bertumbuhnya janin. bagi sebagian besar wanita, kelelahan akan pergi saat usia kehamilan 12 minggu.

5. Mual dan muntah
Jika Anda hamil, pada awal kehamilan, beberapa hari setelah pembuahan, mungkin akan mengalami morning sickness. Sebenarnya morning sickness ini nama yang salah, karena pada kenyataannya mual dan muntah bisa terjadi kapan saja: pagi, siang, malam.

6. Sering buang air kecil
Saat haid terlambat satu hingga dua minggu, mungkin keinginan buang air kecil menjadi lebih sering ketimbang biasanya. Ini karena janin yang tumbuh di rahim menekan saluran urin. Makanya terasa kebelet pipis.

7. Sembelit
Buang air besar (BAB) menjadi sulit dan tidak lancar? Ini lazim terjadi pada awal kehamilan. Hormon tambahan yang diproduksi pada masa kehamilan menyebabkan usus halus lebih lentur dan menjadi kurang efisien.

8. Naiknya temperatur basal tubuh
Nah, bisa dipastikan anda hamil jika suhu basal tubuh meningkat, saat masa haid yang harusnya datang terlewat. dan tidak turun ke level sebelum terjadi ovulasi. Saat terjadinya pembuahan, ovum dibuahi di tuba falopii, dan membutuhkan sekitar seminggu untuk ke rahim, dimana ovum terbuahi akan menempel di sana.

9. Haid tak datang.
Ini pertanda awal kehamilan, apalagi jika haid terbiasa teratur. Dikombinasikan dengan tanda-tanda positif di atas, kemungkinan besar Anda memang hamil.

10. Tes kehamilan.
Jika Anda ingin memastikan kebenarannya, lakukan dengan test pack yang bisa dibeli bebas di apotek. Tes urin akurat untuk kehamilan usia 10-14 hari. Ingat, test kehamilan yang bisa dilakukan di rumah itu belum tentu 100% benar, bahkan setelah melalui cek darah sekalipun. Jika semua tes hasilnya negatif, sementara Anda merasa seperti hamil, lakukan tes lagi. Kali ini ke dokter kandungan
Jahe, Solusi Redakan Morning Sickness.....

Mual dan kadang muntah selama kehamilan, lazim disebut morning sickness , membuat aktivitas perempuan hamil terganggu.

nah menurut penelitian nehh jahe bisa mengurangi rasa mual,muntah,pusing nya ibu yg hamil muda tanpa menimbulkan efek samping negatif pada janinnya.

Dari enam penelitian yang menguji efek jahe dalam mengurangi rasa mual dan muntah pada wanita hamil, ditemukan bahwa jahe berfungsi lebih baik dibandingkan plasebo atau obat inaktif seperti vitamin B6, yang selama ini menunjukkan fungsinya dalam mengurangi mual dan muntah pada beberapa wanit hamil.

Wanita hamil yang mengonsumsi jahe tidak mengalami gangguan dalam kehamilannya, demikian dilaporkan oleh para peneliti di dalam jurnal tersebut.

"Jahe bisa menjadi terapi yang efektif untuk mengatasi rasa mual dan muntah dalam kehamilan," kata Dr. Francesca Borelli dari University of Naples Frederico di Italia.

Namun, mereka memperingatkan bahwa data ini masih bersifat awal, dan masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasikan bahwa jahe benar-benar aman untuk wanita hamil.

Dr. Borelli ,dkk mengulas beberapa literatur medis untuk mempelajari tentang jahe, dan menemukan enam penelitian yang menguji jahe pada 675 wanita yang mengalami rasa mual selama hamil.

Dalam empat penelitian yang melibatkan 246 wanita, jahe selalu mengungguli plasebo dalam mengatasi mual dan muntah, bahkan pada wanita yang mengalami morning sickness berat yang disebut Hyperemesis gravidarum.

Pada penelitian yang terbaru, para partisipan secara acak diberikan kapsul yang mengandung 350 mg jahe atau 25 mg vitamin B6 sebanyak tiga kali sehari selama tiga minggu. Pada penelitian tersebut ditemukan bahwa jahe sama efektifnya dengan vitamin B6 dalam mengatasi rasa mual dan muntah. Gejala morning sickness dapat diatasi pada lebih dari separuh jumlah wanita dalam setiap kelompok tersebut.

Beberapa penelitian melaporkan adanya efek samping seperti sakit kepala, diare, dan rasa mengantuk. Namun, tidak terpdapat perbedaan mengenai hasil kehamilan antara wanita yang mengonsumsi plasebo, vitamin B6 atau jahe.

Nah, siap mencobanya????

* Hehehehe...ntar deh dicoba..di sini cari jahe pagi2 susah....mana kerja..terpaksa deh mual muntah dulu sekarang.....
*warning buat para suami neh..perhatiin istrinya tuh.................kasian tiap hari mual n muntah..... ( nyindir papa nih :p~~ )

Thursday, July 13, 2006

No Topic.........

Hmmmm....
ga tau aku ingin menulis apa di sini.Bingung memulai darimana.Ingin rasanya mencurahkan semuanya di sini,tapi aku ga tau harus bagaimana menulisnya.Yang jelas bulan ini begitu banyak kejadian yang mungkin semuanya untuk menguji kesabaran.

yah........... mungkin cobaan dari Tuhan :) Hope can be patient . Walau sering berurai airmata hehehhe...nangiss lagiiiiiii..............
Mesti gimana yooo......
Ahh.. sudahlah biar semua berlalu...aku ga ingin mengingatnya cuma menyakiti diri sendiri ....
Biarlah semua berjalan ...memulai dari awal lagi....membangun sebuah kepercayaan yang pernah terkoyak huhuhuhu................

Whatever....
I still Love U....forever as long as i live....
Let's make our life better. I'm a mother and U're the father :))
I'll wait that time come true...our little baby ..........

Muachh........

LoVe U.......
Need U.............
Miss U........

*Please don't hurt me anymore.......coz' I LOVE U 4ev4 PAPA.....

Wednesday, June 21, 2006

BUATLAH SEGALANYA MENJADI LEBIH BAIK.....

Apa yg mesti disadari oleh seseorang pekerja ialah,
bahwa ia tidak pernah merasakan puas.
Beberapa orang kecil memang bodoh,
beberapa orang lainnya acuh tak acuh
dan tidak pernah menghargai segalasesuatunya.
Sejumlah lainnya rakus,
dan banyak pula yang lainnya menggerutu
dan mengomel saja.

Namun seseorang pekerja yang baik
tidak boleh berputus asa dan berkecil hati,
ia justru harus dengan gagah perkasa menyeberang guna mengatasi semuanya itu
dan membuatnya paling baik apappun juga
yang didapatkannya.


I'll try it ^_*
Egois...

Kenapa sifat ini begitu menyusahkan..menyebalkan dan kadang memicu pertengkaran....
Sifat yang pastinya dimiliki oleh semua orang tak terkecuali aku sendiri.
Kenapa orang ingin menang sendiri kata lainnya egois neh...
dan kenapa ada orang yang mau mengalah ...diam dan diam...
malas sudah membahas egois ini...yang jelas hari ini karena suatu keegoisan aku jadi bete..

Semakin membosankan di sini.....aku yang mencoba untuk tetap betah di sini..ternyata ada aja halangannya...membuat ku semakin ingin pergi dari sini !_!

hari ini ga ada keinginan apa pun selain BT...bosen...menyebalkannnnnn!!!!!!!!


Tak tau lagi mesti ngetik apa..udahan aja lah
Harapku " aku masih bisa mengontrol keegoisanku demi diriku sendiri dan juga orang lain ...

EGOIS MEMANG MENYEBALKAN...!!!!!!!!

Thursday, June 15, 2006

Bosan...............

Mengapa rasa ini begitu cepat datang...saat Aq mulai merasakan suatu hubungan persahabatan yang indah dengan semua manusia SS !_!

Hikz.....
Duh......pusinggggggg.....

Apalagi ENy si kecil....centil..imoet... tugas di luar kota......Tanjungggggggg huaaaaaaaa
kangenn nih sama biangnya rame di SS.
Semoga cepet balik ke siniiiii......hikz stresss di sini sendiriii........

bosan ....jenuh...dengan segala rutinitas di sini....situasi di sini...hikz hikz

Berikan kesabarannn yg lebih dan lebihhh.........
Bekerja kan juga ibadahh.....^_*

Lagian ga bisa juga di rumah seharian....nantinya malah tambah bete plus stres dehhh...

Hm...rasanya memang harus sabar, dipertahankan di sini dulu -_-

ya....ya....ya

Everything happen in my life but my life still go on..and on...

Saturday, June 10, 2006

Pagi ini...........

Hmm......
pagi iniiiii ga tau kenapa tiba-tiba serba ga enak.Padahal dari rumah sampai tempat kerja biasa aja.Sampai sini sudah disuguhi lagu2nya Agnes....trus Ost.My Heart...tapi kenapa ya jadi ga enak..sakit kepala..bt..males...


duhhh......................................


ada apa denganku ....!!!

Saturday, March 11, 2006

BeTe..........


Seharian isinya Bt ajahh...mana lagi sepii mending rame aja klo rame jadi nggak kepikiran.HUH!!! BeTe Abieeeeeezzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz !_!
pokoknyaa bad mood hari iniiiiiiiiii
huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.................

Malam Minggu dan Minggu Yang Menyebalkan!!!!! BeTe BeTe BeTe.................Beteeeeeeeeeeeeee......................

Tuesday, March 07, 2006

BANJARMASIN CITY..........

Sebulan sudah aku dibanjarmasin.Tepatnya 4 februari 2006 aku sampai di kota ini.Semuanya udah kualami mulai seneng,susah,bete,bosan,semuanya lah.
Tapi satu hal semuanya kualami bersama orang yang aku sayang :) Mungkin itu yang membuat aku lebih kuat juga ngadepin semuanya.

Hmm...
Aku dah mulai kerja neh di Sinar Celluler sebuah agen grosir pulsa.Kerja yg cukup panjang sih daripada di Telkom dulu tapi di sini kerjaanku lebih menantang.Pi aR heheheh moga2 bisa kerja dgn baik deh :).
Kerjanya lumayan capek *heheh mana ada kerja ga capek :P trus baju santai suasananya santai banyak temen rameee buangett dech :D

Hope everything will gonna be fine :)

Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Satu lagi makin mantap n makin yakin sama cintaQ :) I Love U Papa More than before n more than U know

Muachhhhhhhh...............LoVe U.................NeeD U................MiSs U Muachhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

Sunday, November 20, 2005

Siapapun ENgkau....


eramuslim - Sepotong syair Ebiet G. Ade dalam nyanyian
cintanya "Sebening Embun" membawa ingatan saya pada
sepasang suami-istri, sahabat saya. Memandang
perjalanan pernikahan mereka, seperti menatap
beningnya embun pagi. Damai dan indah.

Cinta mereka bukanlah cinta yang membara di awal
jumpa. Tanpa proses cinta-cintaan seperti laiknya
sepasang remaja, mereka cuma diikatkan oleh tujuan
nikah sebagai ibadah. Semua menjadi sederhana dalam
ketaatan pada Tuhannya. Dengan itulah mereka mampu
menyatukan hati setelah pernikahan.

Si istri adalah seorang wanita yang cerdas dan
mandiri. Karirnya sebagai seorang professional muda
menanjak terus. Sejak sebelum menikah, ia memang cukup
ambisius. Maka setelah ia menikah pada usia hampir
tiga puluh, ia tak jadi surut dalam membina karir.
Sementara itu, selayaknya orang-orang yang bergerak di
kehumasan, ia pun punya banyak teman dan memiliki
society sendiri.

Sementara si suami juga seorang yang cerdas. Dengan
modal itulah ia tekun mengabdikan dirinya pada dunia
penelitian dan pendidikan. Cenderung pendiam, si suami
lebih suka membaca dan 'menyepi' di rumah ketimbang
bicara-bicara dan making friends.

Secara sifat-sifat pun, mereka amat bertolak belakang.
Si istri cenderung ekspresif, sedang suaminya pasif.
Si istri tidak sabaran dan maunya serba cepat, sedang
suaminya bertolak belakang. Sang suami sepertinya
banyak memberi jalan bagi istrinya yang 'whirlwind'
ini.

Tapi lihatlah bagaimana kemudian saya menjadi
terkagum-kagum pada pasangan ini.

Sang istri amat menghargai suaminya. Tak pernah
sekalipun ia menceritakan yang jelek tentangnya.
Kebanggaannya terhadap belahan hatinya terlihat tidak
hanya lewat lisan, tapi juga lewat sikap. Dukungan tak
habis-habisnya ia berikan buat sang suami.

Demikian pula sang suami, yang secara pendapatan per
bulan, lebih kecil dari istrinya. Tak sekalipun ia
memperlihatkan sikap berat atas kemajuan karir sang
istri. Dan sungguh, ia pun tak mampu menyembunyikan
kebanggaannya pada sang istri.

Di lain pihak, mereka adalah teman diskusi yang cocok.
Semua hal bisa jadi bahan diskusi, dan ramai. Mereka
juga ayah dan ibu yang 'cerdas' bagi putri kecil
mereka yang baru dua tahun. Mereka juga sepasang
kekasih yang romantis dan penuh cinta. Dan di atas
segalanya, mereka adalah sepasang hamba Allah yang
senang berlomba mencapai tingkat keimanan yang lebih
tinggi.

Saya yakin, mereka bukanlah tak pernah 'ribut'. Mereka
toh manusia biasa yang pasti bisa khilaf. Dan memang
benar, mereka mengakui hal itu. Tapi bagaimana bisa
kemudian mereka menambal khilaf-khilaf itu sehingga
tak jadi bolong-bolong besar?

Jawabannya sederhana: mari menambalnya dengan
ketekunan. Seperti tekunnya ibu kita dulu menambal
selimut-selimut kita yang robek-robek dimakan usia.
Ketekunan adalah proses, butuh waktu, tidak instan.
Ketekunan adalah kesabaran menjalankan proses itu
sendiri untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, suatu
saat kelak.

Saya berangkat menikah dengan keyakinan bahwa Allah
membimbing kami. Allah-lah yang akan menumbuhkan rasa
cinta. Saya sudah punya cukup modal: rasa hormat saya
padanya, sebagai seorang laki-laki yang dengan sepenuh
rasanya mau membagi sisa hidupnya dengan saya.

Saya tahu, saya orangnya cukup sulit, maka bila ada
orang yang dengan sungguh-sungguh mau mendampingi
saya, saya akan salut dan hormat sekali. Dan dia
ternyata orang yang jadi suami saya. Siapa pun dia.

Maka saya ikuti alur prosesnya dengan tekun. Saya
cari, jalani, amati, dan rasakan dengan penuh syukur
setiap kesempatan setelah kami menikah. Siapa tahu ini
jalan Allah untuk mengikatkan hati-hati kami?

Benarlah kiranya, setelah rasa hormat, muncul rasa
syukur untuk seorang suami seperti dia yang dengan
'kelambanan' dan kesabarannya mampu meredakan
eksplosivitas saya. Yang mampu menyiram habis seluruh
amarah saya dan menggantinya dengan ketenangan. Yang
menghargai saya bukan karena saya istri dan ibu
anaknya, tapi karena saya manusia yang butuh
dihargai."

Dari situlah muncullah rasa saying, cinta, dan segala
rasa yang sejenis.

...kasih pun mulai deras mengalir

cemerlang sebening embun...

"Keajaiban terindah yang hadir dalam hidup saya adalah
saya akhirnya dapat membentuk keluarga sendiri. Ada
seorang wanita yang mau jadi istri saya. Meskipun
dengan jujur saya katakan, saya tidak terlalu perduli
siapa pun dia pada awalnya. Yang saya tahu, ia salihat
dan cukup cerdas.

Lalu, hari demi hari, keajaiban itu bergerak
perlahan-lahan. Seperti sebuah proses perjalanan. Ada
seorang wanita yang saya panggil sebagai istri saya.
Yang berusaha pulang kantor lebih awal dari saya. Yang
memilihkan dan menyiapkan segala keperluan saya di
tengah-tengah begitu banyak urusannya. Yang menemani
saya menyiapkan bahan kuliah hingga larut malam.

Dia yang membuat saya merasa dihargai dan dicintai.
Dengan tatap bangganya. Dengan ucapan terima kasih
tulusnya saat menerima uang gaji saya yang tak
seberapa. Dengan kesabarannya mengandung, melahirkan
dan memegang komando pembinaan anak kami.

Saya tahu ia juga sedang belajar berumah tangga,
seperti halnya saya. Saya juga tahu, ia sedang
mengikuti proses di dalam rumah tangga itu seperti
juga saya.

Keyakinan bahwa kami sedang sama-sama belajar
mengikatkan hati dan rasa itulah yang senantiasa
menambah rasa syukur saya. Kami benar-benar beruntung,
karena sama-sama punya semangat yang tekun untuk
membangun cinta kami."

...kasih pun mulai deras mengalir

cemerlang sebening embun ...

Dan sepasang suami istri itu saling menatap. 'Siapapun
engkau, saya yakin engkau adalah yang terbaik dari
Allah untuk saya. Karena bersamamu, saya bisa
sama-sama belajar tekun berproses lebih baik lagi'.
Alhamdulillah.
"Untuk pangeranku, aku ingin beranjak tua bersamamu......atas izin Allah"

From: "anusa"

KITA CERAI SAJA

Saat aku dilamar suamiku, aku merasa bahwa akulah
wanita yang paling beruntung di muka bumi ini.
Bayangkan dari sekian juta wanita di dunia ini, aku
yang dia pilih untuk jadi isterinya. Kalau aku
persempit, dari sekian banyak wanita di negara ini, di
propinsi ini, di kota ini, di rumah ibuku yang anak
perempuannya 3, aku yang paling bungsu yang dipilih
untuk jadi isterinya! Aku tidak ingin menyia-nyiakan
kesempatan itu.
Aku berusaha keras menjadi isteri yang baik, patuh
pada suami, menjaga kehormatanku sebagai isterinya,
menjadi ibu yang baik, membesarkan anak-anakku menjadi
sholih dan sholihah.
Aku memanfaatkan pernikahanku sebagai ladang amalku,
sebagai tiket ke surga.
Walaupun begitu... hidup seperti halnya makanan penuh
dengan bumbu. Ada bumbu yang manis, yang pahit, yang
pedas, dan lain-lain. Aku juga menghadapi yang namanya
ketidakcocokan atau selisih paham dengan suamiku, baik
itu tidak sepaham, kurang sepaham, agak sepaham,
hampir sepaham, atau apapunlah itu. Tapi aku tahu apa
yang harus aku lakukan. Aku mencoba berpikiran
terbuka, mengakui kebenaran bila suamiku memang benar
dan mengakui kesalahan bila aku memang salah. Aku
mencoba bertuturkata lembut menegur kesalahan suamiku
dan membantunya memperbaikinya agar ia merubah
sikapnya. It's all about compromising.
Namun apalah daya... pada akhirnya, terucap pula kata
itu dari bibir suamiku "kita cerai saja!". hanya
karena sebuah masalah kecil yang tanpa sengaja menjadi
besar.
Saat itu seperti kudengar suara petir menggelegar di
kepalaku. Arsy pun berguncang untuk ke sekian kalinya.
Dan hatiku hancur berkeping-keping. Aku menjadi wanita
paling pilu sedunia. Tak ada yang kupikirkan selain...
yah kita memang harus berpisah!

Kuingat kembali pertengkaran-pertengkaran kami
sebelumnya... Kita memang sudah nggak cocok!

Kupikirkan kesalahan-kesalahan apa yang telah aku
lakukan namun lebih sering mengingat
kesalahan-kesalahan suamiku.

Aku menangis sejadi-jadinya hingga dadaku sesak dan
airmataku kering. Hari itu menjadi hari paling
menyedihkan dalam hidupku.

Tak kulihat suamiku di sampingku keesokan paginya.
Entah kemana ia. Tanpa sadar aku, layaknya aktris
berakting di sinetron-sinetron, memandangi foto-foto
kami dulu dengan berlinang airmata. Ngiris hati ini.
Andai saja ada lagu Goodbye dari Air Supply yang
mengiringiku, tentu semuanya menjadi scene yang
sempurna.

Sekilas kenangan lama bermunculan di benakku. Aku
teringat pertama kali aku bertemu suamiku, teringat
apa yang aku rasakan saat ia melamarku. Aku tersenyum
kecil hingga akhirnya tertawa saat mengingat malam
pertamaku. Ha ha ha.

Anak-anakku datang saat melihat ibu mereka ini
tertawa, memelukku tanpa tahu apa yang sedang terjadi.
Mereka masih kecil-kecil. Kupandangi mereka satu per
satu.... Mereka mirip ayahnya. Aku jadi teringat saat
pertama kali kukatakan padanya bahwa ia akan menjadi
ayah. Hhmmm...

Ku lalui hari-hari penuh kekhawatiran bersamanya,
menunggu kelahiran buah cinta kami. Dengan penuh kasih
sayang, suamiku memegang tanganku, mencoba
menenangkanku saat sang khalifah baru lahir, walaupun
kutahu ia hampir saja pingsan. Keningku diciumnya saat
semuanya berakhir walaupun wajahku penuh keringat saat
itu. Saat kubuka mataku, di sampingku ia duduk
menggendong bayi mungil itu.

Bersamanya, kubeli tiket ke surga...

"Mi, abi mana?" suara anakku mengejutkan lamunanku.
Tak sanggup kumenjawabnya. Hampir saja aku menangis
lagi.

Tiba-tiba kulihat sesosok bayangan dari balik dinding.
Suamiku datang. Rupanya tadi malam ia tidur di masjid.
Ia melihatku bersama anak-anakku. Mereka berhamburan
menyambut ayahnya, memeluk lututnya karena mereka
belum cukup tinggi menggapai bahu ayahnya itu. Ia
membawakan makanan untuk mereka.

Saat anak-anak sibuk dengan makanan itu, ia
menghampiriku. Aku mencoba untuk biasa dan kuajak ia
melihat foto-foto lama kami. Bernostalgia. Aku tertawa
bersamanya. Mengingat yang telah lewat.

Sesekali ia memandangku lembut. Aku tahu ia sedang
berfikir. Namun aku khawatir ia sedang meyakinkan
hatinya untuk benar-benar menceraikan aku dan mengatur
kata-kata agar aku dapat menerima keputusannya.

Saat ia diam dan memandangku dalam-dalam, kukatakan
padanya bahwa aku merindukannya sejak tadi malam. Ia
tersenyum dan mengatakan bahwa ia pun merasakan hal
yang sama.

Hatiku lega. Kututup album foto itu dan kukatakan
padanya bahwa selain dari semua kekuranganku tentu ada
kelebihanku, selain dari semua yang tidak disukainya
tentu ada yang disukainya, selain dari semua
ketidakcocokan kita tentu ada bagian yang cocok.

"Bila tidak, apa alasan Abang mau menikahi Dinda dulu?
Dan .. bagaimana mungkin kita bisa bertahan selama
ini?"

Ia mencium keningku. Kurasakan air mata mengalir
hangat di pipiku. Tapi bukan air mataku...

"Allah memang hanya menciptakan Dinda buat Abang...
Maafin Abang ya..."

Kuusap air mata dari pipinya dan ia membaringkan
kepalanya di pangkuanku...

"Maafin Dinda juga ya, Bang..."

Entah apa yang membuatnya berubah pikiran. Aku tak
ingin menanyakannya. Hanya dengan berada di sisiku
pagi itu, aku rasa aku tahu jawabannya...


Princess LL

Pernikahan itu bisa berumur panjang bila ada usaha
untuk memanjangkannya dan bisa berumur pendek bila
tidak ada yang mau berfikir panjang.

(Untuk pangeranku, aku ingin beranjak tua bersamamu...
atas izin Allah)
JODOH & KEDEWASAAN KITA.......

Jodoh adalah problema serius. Kemana pun
mereka melangkah, pertanyaan-
pertanyaan "kreatif" tiada henti membayangi.
Kapan aku menikah? Aku rindu seorang
pendamping, namun siapa? Aku iri melihat wanita
muda menggendong bayi, kapan giliranku dipanggil
ibu? Aku jadi ragu, benarkah aku punya jodoh?
Atau jangan-jangan Tuhan berlaku tidak adil?

Jodoh serasa ringan diucap, tapi rumit dalam
realita. Kebanyakan orang ketika berbicara soal
jodoh selalu bertolak dari sebuah gambaran ideal
tentang kehidupan rumah tangga. Otomatis dia lalu
berpikir serius tentang kriteria calon idaman. Nah,
di sinilah segala sedu-sedan pembicaraan soal
jodoh itu berawal. Pada mulanya, kriteria calon
hanya menjadi 'bagian masalah', namun kemudian
justru menjadi inti permasalahan itu sendiri.

Di sini orang berlomba mengajukan "standardisasi"
calon: wajah cantik, tampan, rupawan, berpendidikan
tinggi,
wawasan luas, orang tua kaya, profesi mapan,
latar belakang keluarga harmonis, dan tentu saja
kualitas keshalihan.

Ketika ditanya, haruskah seideal itu? Jawabnya
ringan, "Apa salahnya? Ikhtiar tidak apa, kan?"
Memang, ada juga jawaban lain, "Saya tidak
pernah menuntut. Yang penting bagi saya calon
yang shalih saja." Sayangnya, jawaban itu
diucapkan ketika gurat-gurat keriput mulai
menghiasi wajah. Dulu ketika masih fresh, sekadar
senyum pun mahal.

Tidak ada satu pun dalih, bahwa peluang jodoh
lebih cepat didapatkan oleh mereka yang memiliki
sifat superior (serba unggul), namun kriteria tidak
pernah menjadi penentu sulit atau mudahnya orang
menikah. Pengalaman riil di lapangan kerap kali
menjungkirbalikkan prasangka-prasangka kita
selama ini.

Jodoh, jika direnungkan, sebenarnya lebih
bergantung pada kedewasaan kita. Banyak orang
merintih pilu, menghiba dalam doa, memohon
kemurahan Allah, sekaligus menuntut keadilan-
Nya. Namun prestasi terbaik mereka hanya
sebatas menuntut, tidak tampak bukti
kesungguhan untuk menjemput kehidupan rumah
tangga.

Mereka bayangkan kehidupan rumah tangga itu
indah, bahkan lebih indah dari film-film picisan ala
bintang India, Sahrukh Khan. Mereka tidak
memandang bahwa kehidupan keluarga adalah
arena perjuangan, penuh liku dan ujian, dibutuhkan
napas kesabaran panjang, kadang kegetiran
mampir susul-menyusul. Mereka hanya siap
menjadi raja atau ratu, tidak pernah menyiapkan
diri untuk berletih-letih membina keluarga.

Kehidupan keluarga tidak berbeda dengan
kehidupan individu, hanya dalam soal ujian dan
beban jauh lebih berat. Jika seseorang masih
single, lalu dibuai penyakit malas dan manja,
kehidupan keluarga macam apa yang dia impikan?

Pendidikan, lingkungan, dan media membesarkan
generasi muda kita menjadi manusia-manusia
yang rapuh. Mereka sangat pakar dalam
memahami sebuah gambar kehidupan yang ideal,
namun lemah nyali ketika didesak untuk meraih
keidealan itu dengan pengorbanan. Jika harus
ideal, mereka menuntut orang lain yang
menyediakannya. Adapun mereka cukup ongkang-
ongkang kaki. Kesulitan itu pada akhirnya kita
ciptakan sendiri, bukan dari siapa pun.

Bagaimana mungkin Allah akan memberi jodoh,
jika kita tidak pernah siap untuk itu? "Tidaklah
Allah membebani seseorang melainkan sekadar
sesuai kesanggupannya


Ketika sifat kedewasaan telah menjadi jiwa, jodoh
itu akan datang tanpa harus dirintihkan. Kala itu
hati seseorang telah bulat utuh, siap menerima
realita kehidupan rumah tangga, manis atau
getirnya, dengan lapang dada. Jangan pernah lagi
bertanya, mana jodohku?
namun bertanyalah, sudah dewasakah aku?

Friday, October 28, 2005

Banjarmasin........

Hm....akhirnya tiba juga saatnya ke BJM.Huhuyyyy ketemu My LuPh lagi deh :D.udah kangen abiezzz..........Tapi nih masih kerja piufff ijin jam 11.00 travel jam 12.00 pesawat jam 15.50 WIB.

Perjalanan 50 menit so sampe sana 17.50 WITA beda satu jam lageee.Trus di sana apa ya yg bakalan terjadii.Apakah Nerpest ku terulang lagi ........hihihihi ndak tau deh.Wallahu alam aja dehh...Yang jelas seneng ketemu sama My LuPh, Bapak + Ibu, Dewi, NIna n semuanya ^_*


Duhh.......
Jadi ga sabar gini yaaa.Heheheh semoga selamat sampe tujuan. Semoga semuanya berjalan dengan baik.Amin........

Muachhh........

Mizz U....


Need U.....


LoVe U.....

Saturday, October 15, 2005

GoSiP....GoSiP.....GoSiP.........

Hm...sepuluh hari papakoe chayank di sini bersamaku.seneng rasanyaa selalu sama2 my luph :D

Tgl 13 pagi papa pulang ke banjar hikz sedih deh pisahh tapi ntar sebelum lebaran gantian aku ke banjar.Lebaran di banjar euyy acikkkk sama papa lagii xixiixixi.Ketemu adik² n mertua euyy hehehh senengnyaaa hatikuww.Duhh rasanya ga sabar nunggu tgl 30.ngumpul dengan semuanya di sana :)

Setelah papa balik ke banjar semua rutinitasku kembali seperti semula.Masuk kantor kerja,dikosan itu2 aja.Tapi di Kantor n semuanya udah tersebar tentang pernikahan kuw.i was married!!!! owww really??????

heuheuehue bener apa gak nya hanya kami yg tau ^_* . Ntar juga tau sendiri dehh klo pun pas resepsi pasti diundang xixixixi semoga saja....Aminn.....

Duhh...
baru dua hari pisah dah kangenn abiezzz....Muachhh Miss u so much my luph.

LoVe U MoRe tHaN BefORe...........

NeEd U Now aNd FoReVeR............

MiSs U My LoVeLy HuSb@Nd..........

Wednesday, October 05, 2005

My LuPh...........

Horeeeeee hip hip horeeeeeeeeee itulah yg ingin aku teriakin waktu papa datang :P hehehhe walau seharian belom makan trus capekk tapi hatikuw ceneng cewkalee :D

TGl 4 hari yang dakuw tungguuuuuu xixixixi gimana nggak nunggu someone dari pulau borneo datang.My LuPh....datangg !!!! Yesss sorak sorai di hatikuw...kangenn ku akan terobati dehh ^_^

Hehehehe...pagi2 yg namanya meyra yg ga pernah ke salon mesti ke salon potong rambut jadinya kependekan deh hikz huaaaaaaaaaa bakalan kena omel deh kayaknya*dalam hatikuw berkata begichuuu !_!. Selesai dari salon ke tempat tante di deket terminal.maksud hati biar lebih deket klo jemput papa,tapi ternyata rumahnya kosong pada pergi.ya udah deh nunggu di teras.ga lama tante datang sama 2 keponakankuw yg imut.

Blom lama ngobrol tit dit tit dit hpkuw berbunyi :p sms diterimaaa " selamat datang dikota Malang","udah diterminal" heuehuehe My LuPh udah datang.langsung pamit jemput cintakuw :p.Ada yg aneh waktu ketemu pertama *tuing tuingg kok bisa langsung tau padahal ga bilang pake baju apa ga bilang ditunggu di sini dari jauh saling pandang *ciehhh trus senyum trus blablabla*sensor heuheueh dll trus ngobrol.spt udah ketemu berkali2 *DarI Hati Kalee ;p~~~

Abis itu ya udah nganter papa nyari tempat buat istirahat.Karena masuk siang jam 2 dirikuh terus pamit kerja eh papa ngikod trus dia ol di wnet deket kantor.Sorenya makan bareng trus ditinggal balik ke kantor lagi *romantis euyy

Malam ini berangkat ke Pacitan euy.
HUaaaaaaaaa pokoknyaa spend my time with My LuPh ....................

I Love U till now..............
LOve U MoRe tHan B-4

Muachhhhhhhhh My LuPh ^_*

Tuesday, September 27, 2005

SeconD Day


huaaaaaaaaa kangennnnnnnnnnnnnnnnnn !_!
hmmm hari kedua ini ga ada yg istimewa sih.tadi dikantor pelatihan dari pagi sampe sore.huffff....capekkkzzzzzz bangetttzzzzzzz Pas istirahat tadi ol bentar trus buka friendster trus pelatihan lagi dehhh.

Jam 4 sore pulang mendung euyyy.Dah capekk tapi pengen masak.sampe kosan masak nasi,mie goreng sama kornet.....nyummyyyyyyy.Abis mandi trus makan.

Ya ampun lupa balikin kaset cd yg maren kupinjem.hmm males2an deh ke rental cd, balikin tuh film2.Trus hihihi mampir warnet dehh.ngisi blog buka friendster.
Ga ol dulu dah perjanjian.hikz baru hari kedua.Kangennn beratzzzzzzzzz.............

Miss U so Much My Luph........

Muaaachhhhhhhhhhhh Miss U, Need U Love U